Home > Uncategorized > Wakil Ketua DPRD Dumai Tampar Perawat

Wakil Ketua DPRD Dumai Tampar Perawat

Rabu, 21/04/2010 17:22 WIB
Chaidir Anwar Tanjung – detikNews

Pekanbaru – Sikap premanisme ditunjukkan Wakil Ketua DPRD Dumai, Eko Suhardjo. Wakil rakyat ini menampar seorang perawat di RSUD setempat. Tidak terima dengan tindakan tersebut, perawat naas itu melapor ke polisi.

Korban tindak kekerasan itu adalah Eka (25) perawat di rumah sakit plat merah di Dumai. “Kasus ini tengah kita tangani untuk ditindaklanjuti. Kita sudah meminta keterangan dua orang saksi dari pihak rumah sakit. Korban juga sudah kita visum,” kata Kasat Reskrim Polresta Dumai, AKP Hariwiyawan saat dihubungi wartawan, Rabu (21/04/2010).

Informasi yang dihimpun, penamparan ini dilakukan pada Minggu (18/04/2010) malam. Ketika itu Eka bersama tiga orang rekannya  tengah piket malam  di ruang VIP. Eko yang juga Ketua DPC Demokrat Dumai itu, malam itu datang membawa ibunya untuk berobat.

Anggota dewan ini meminta disediakan ruangan VIP untuk ibunya. Namun perawat menjelaskan bahwa ruangan yang diminta tersebut telah penuh. Namun keterangan para parawat ini tidak bisa diterima Eko.

Eko malam itu masih terus memaksa agar diberikan ruangan VIP. Namun Eka selaku perawat jaga malam menjelaskan, masih ada satu kamar yang tersisa. Hanya saja kamar tersebut juga sudah dibooking oleh pemesannya.

Atas keterangan itu, Eko semakin emosi. Dia menyebutkan bahwa dirinya anggota dewan dan sanggup untuk membayar ruangan VIP. Namun meski Eko mengaku anggota dewan, namun Eka tetap tidak bisa memenuhi keinginannya.

Sikap tegas Eka ini akhirnya membuat Eko emosi. Dia kemudian menampar pipi perawat tersebut.  Eka pun menangis dan melaporkan penganiayaan itu kepada suaminya.

(cha/djo)

BAGAIMANA SEBAIKNYA SIKAP PPNI MENURUT ANDA ? ……………………….

Categories: Uncategorized
  1. April 24, 2010 at 6:02 pm

    tidak perlu ragu dan takut untuk melaporkan ke pihak yang berwajib, tidak ada pengecualian bila ada orang yang mengalami enganiayaan. apalagi pelaku adalah pejabat pemerintah yang seharusnya memberikan contoh yang baik. saya mendukung perawat tersebut untuk tetap melanjutkan peristiwa tersebut ke proses pengadilan.

  2. Salviar evi
    April 24, 2010 at 6:16 pm

    Menurut saya,, tetap usus masalah kekerasan, tp jgn lp manajemen rumah sakit juga perlu diusut kenapa harus ada sistem booking. Memangnya orang sakit sekarang punya rencana mau sakit??? Budaya yang sangat memalukan….!!!

  3. perawat
    April 25, 2010 at 4:33 am

    melihat tinggkah dewan yang terhormat,yang dipilih oleh rakyat, ini sudah kelewatan batas, sejak dulu banyak hal – hal yang seringkali terjadi tetapi selalu perawat yang pada akhirnya di persalahkan oleh karena itu ini saatnya para perawat harus bersatu melalui lembaga yang kita punya untuk dapat melindungi para perawat yang ada di seluruh indonesia,agar keberadaan kita jangan sampai dianggab pembantu oleh orang 2x yang mengatakan dirinya pembesar, pengusaha,penguasa apapun namanya.
    perawat indonesia saatnya bersatu, mari tunjukkan bahwa kita juga punya hak diperlakukan sebagai manusia.

  4. April 25, 2010 at 10:51 am

    Itulah mereka…. sewenang wenang karena punya wewenang

  5. parlan
    April 25, 2010 at 11:01 am

    lindungi perawat tersebut… bantu dia mendapatkan keadilan sebagai organisasi profesi perawat harus berada paling depan membela karena perawat tersebut lagi melaksanakan tugas sebagai perawat………………..

  6. dedy ahmad s
    April 26, 2010 at 1:23 am

    Turut berduka cita atas duka teman kita yang dilecehkan oleh preman kab Dumai. Seharusnya sebagai pejabat tidak berbuat seperti itu.(kalau mau disebut pejabat).Direktur RS harus membela perawatnya, jangan takut.karena yang dilakukan perawat kan sesuai aturan rs.

  7. Habibi
    April 26, 2010 at 5:08 am

    Pada saat kita masih memperjuangkan lahirnya UU Kep… sikap para wakil rakyat (walaupun dalam hal ini adalah DPRD) secara tidak langsung “paling tidak” mencerminkan ketidak penghargaannya mereka terhadap profesi…

    Lanjut pengusutan !! Harus di tindak, jangan ada kata damai !!
    Manajemen, Komite serta PPNI harus memperjuangkannya !!

  8. April 27, 2010 at 4:48 am

    jika pejabat masih bela jabatan. tandanya pejabat itu masih anak-anak. belum dewasa. belum bisa nahan emosi. wajar mahasiswa mendemo pejabat, pejabat nya sendiri juga memantik api untuk di demo.

  9. Ari
    April 27, 2010 at 9:21 am

    Kurang ajar skali si pelaku itu.!.! Seenaknya damprt orng. Mentng2 dia lg d atas. Blm lg jd bupati.jdi wakil ktua dpr aja sombongny minta ampun. Yng pasti suatu saat dia/keluargany dpt balsan yng lbh menyakitkan dri pda yng ia lakukan.!
    Sya juga sbg seorng perwt sunggh sangt tidk trima perlakuan itu.

  10. Az147r pake SE NAITE...
    May 11, 2010 at 5:10 pm

    Sedih jg teman sejawat harus mengalami spt itu. Tp harusx dia lapor dl dengan kepala ruangan bagaimana baiknya walaupun tengah malam, apalagi ada kamar booking gitu. Klo udah dipesan oleh pasien dari kelas yg pindah ke vip mah mending, tp klo pasien blm masuk rs udah pesan kamar, kyknya nga pantas jg untuk rumah sakit plat merah

  11. June 22, 2010 at 1:12 pm

    Jadikan pelajaran dan jangan sampai terulang lagi hal yang seperti ini, tidak ada alasan untuk melakukan tindak kekerasan seorang perawat manakala dia sudah melakukan tugasnya dengan baik, Terkain Booking itu hal yang biasa bisa dimaklumi sebab dia bukan dia yang menentukan akan tetapi yang berada di Administrasi, boleh jadi yang memboking lebih berpengaruh daripada si Anggota Dewan tersebut

  12. marsito
    November 27, 2012 at 6:24 am

    tuntut aja atas penganiaan, kebanyakan anggota dewan seperti sikap yang tidak terpuji apalagi mereka sebagai wakil masyarakat yang patut untuk di contoh, apalagi mereka memberi contoh yang kurang baik kepada masyarakat

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: