Archive

Archive for May, 2010

PEMIMPIN BARU PERAWAT HASIL MUNAS VIII PPNI BALIKPAPAN 2010

May 30, 2010 26 comments

Setelah melalui tahapan-tahapan proses pengajuan bakal calon ketua (balon) dan penentuan calon ketua, akhirnya yang maju dalam proses pemilihan ketua umum PPNI periode 2010 – 2015 adalah Ibu Dewi Irawati, PhD dan Ibu Prayetni, SKp., M.Kep dengan perolehan suara pengajuan calon dari setiap propinsi, ibu Dewi 19 suara dan ibu Prayetni 12 suara. Dari kedua calon yang diajukan dilakukan proses pemungutan suara dari seluruh perwakilan daerah yang memiliki hak suara dengan menunjukkan surat mandat yang diberikan oleh pengurus Propinsi asal. Proses pemungutan suara berlangsung hingga dini hari, dan seluruh peserta MUNAS mengikuti dengan setia untuk memilih calon yang akan memimpin perawat Indonesia lima tahun kedepan.

Perolehan suara akhir dari pemungutan suara adalah Ibu Dewi Irawati, PhD 439 suara dan Ibu Prayetni, SKp.,M.Kep 264 suara dengan suara tidak sah atau absten 22  suara. Proses pemungutan dan perhitungan suara selesai hingga pukul 03.30 wita.

SELAMAT KEPADA KETUA PPNI PERIODE 2010 – 2015 YANG TERPILIH

IBU DEWI IRAWATI, PhD

SEMOGA CITA – CITA YANG DIAMANAHKAN OLEH MUNAS VIII PPNI 2010 DAPAT TERWUJUD

Categories: Uncategorized

PEMBUKAAN MUNAS VIII PPNI, 25 Mei 2010 di ISTANA WAPRES

May 27, 2010 4 comments

Sejarah kembali tercatat, dalam masa kepemimpinan Prof. Achiryani, DN.Sc, PPNI mampu melakukan loby secara inten kepada sejumlah pejabat di negeri ini, mulai dari para pejabat yang duduk di jajaran Legislatif hingga ke pejabat pemerintahan (Kementrian Kesehatan), namun apakah Undang-Undang Perawatan akan disyahkan tahun 2010 ini….??? masih menjadi sebuah harapan yang perlu kerja keras yang terkoordinasi antar lini keperawatan dari para pemuda perawat hingga para petinggi keperawatan di negeri ini……..BERSATULAH PERAWAT INDONESIA…..!!!!!.

Musyawarah Nasional ke-8 Persatuan Perawat Nasional Indonesia (MUNAS VIII PPNI) akan berlangsung mulai hari ini, kegiatan ini sudah dibuka oleh Bapak Wakil Presiden Prof. DR. Boediono, M.Ec di istana wakil presiden jala Medan Merdeka Selatan Jakarta pada tanggal 25 Mei 2010 jam 16.00 wib, dalam acara pembukaan Munas VIII PPNI 2010 ini dihadiri pula oleh Ibu Menteri Kesehatan RI Ibu DR. Endang Rahayu Sedyaningsih, DR.PH.

Dalam sambutannya ketua Umum PPNI Prof. Achiryani, DN.Sc, memaparkan tentang peran dan fungsi serta kedudukan PPNI baik  peran Nasional dan Internasional, dalam kesempatan itu juga beliau menyampaikan kondisi dan keberadaan perawat di Indonesia juga di mata dunia, juga disampaikan pentingnya peraturan hukum makro berupa Undang-Undang Keperawatan dapat disyahkan sebagai payung hukum perawat dalam memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan kepada masyarakat. Selama penyampaian sambutan ketua umum PPNI bapak Wakil Presiden  dan ibu Menteri Kesehatan menyimak dengan seksama.

Setelah penyampaian sambutan dari ketua umum PPNI, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka MUNAS VIII PPNI oleh bapak Wakil Presiden Prof.DR. Boediono, M.Ec, dalam sambutannya bapak wakil presiden menyambut baik peran perawat di masyarakat serta kiprahnya di mata dunia. Ada beberapa poin penting yang perlu digarisbawahi dan menjadi pekerjaan rumah Ketua Umum PPNI yang akan terpilih di Munas nanti yaitu bapak wakil presiden menyinggung masalah kesejahteraan perawat yang masih senjang dan menyingung urgensi adanya landasan hukum bagi perawat akan ditindaklanjuti bersama Kementrian Kesehatan (“bapak Boediono berucap sambil memandang ibu Menteri Kesehatan) dalam sambutannya juga disampaikan kondisi kesehatan masyarakat di negeri ini (selengkapnya baca tabloid ners volume 10 yang akan datang), selanjutnya diakhir sambutannya bapak wakil presiden secara resmi membuka MUNAS VIII PPNI 2010 dengan pemukulan gong.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan ramah tamah dengan bapak Wakil Presiden Prof.DR.Boediono, M.Ec dan Ibu DR.Endang Rahayu Sedyaningsih, DR.PH.

Usai acara pembukaan Munas dilakukan konfrensi Pers dengan Ibu Menteri Kesehatan RI Ibu DR. Endang Rahayu Sedyaningsih, DR.PH didampingi oleh Ketua Umum PPNI Prof. Achiryani, DN.Sc dan Sekretaris I PP PPNI bapak Harif Fadillah, SKP., SH. Dalam konferensi pers pertanyaan didominasi oleh wartawan media dari Tabloid Ners saudara Erwin, S.Kep. (selengkapnya baca tabloid Ners volume 10 mendatang)

………..SELAMAT BERMUNAS PPNI………..

Categories: Uncategorized

TABLOID NERS MENJADI “OFFICIAL MEDIA” MUNAS VIII PPNI 2010

IKUTI PERKEMBANGAN TERKINI

MUNAS VIII PPNI 2010

27 – 30 Mei 2010 Balikpapan

HANYA DI BLOG

http://alhomiz.wordpress.com



KAMI AKAN MELAPORKAN SECARA LANGSUNG

MELALUI MEDIA ONLINE INI

Categories: Uncategorized

SAMPAI DIMANAKAH RUU KEPERAWATAN SAAT INI ??

May 26, 2010 3 comments

PAGI HARI ,Selasa Tanggal 25 Mei 2010 SUARA PPNI MENGGEMA DI ELSHINTA …DAN DAKTA RADIO ……LUAR BIASA…Kinerja  yang  penuh semangat untuk kemajuan profesi perawat …!!!

Regina Ratnasari dari Radio Elshinta mengawali gaung …Ucapan Halo…Halo…kepada Pemirsa  dan Anggota PPNI  di seluruh Indonesia ,di sela padatnya arus jalan raya di ibu Kota Jakarta.

Koordinator Tabloid Ners ibu Nofiah Ismail, Amd.Kep., S.Sos.,CVRN yang memprakarsai berlangsungnya dialog onair ini serius mengikuti  dialog interaktif dari dalam mobilnya saat meluncur ke tempat kerja. Dalam dialog tersebut Profesor Achir Yani, Ketua Umum PPNI menyampaikan bahwa Pertemuan dengan bapak Wakil Presiden hari ini sebenarnya merupakan acara pembukaan  Musyawarah Nasional PPNI ke 8 yang akan dibuka Wapres Prof DR  Boedino bersama ibu Menteri Kesehatan RI sore  jam 15.00 di Istana Wapres “, ungkap Prof Achiryani dengan penuh semangat di Udara pagi.

Jelas dan lugas terdengar  beliau menyampaikan , “Dalam pertemuan itu PPNI akan menyerukan dan meminta RUU Keperawatan segera disahkan DPR, Ini salah satu pokok bahasan dalam pertemuan dengan Wapres nanti”.

Prof Achiryani mengaku bersyukur jika akhirnya RUU Keperawatan saat ini sudah masuk dalam agenda prioritas DPR (Balegnas) untuk diselesaikan tahun 2010 ini dan diharapkan RUU ini bisa segera disahkan tahun ini juga, kalau terlalu lama takut menjadi basi. “Untuk itu kami perlu dukungan banyak elemen masyarakat khususnya pemerintah. Dalam kesempatan  Munas ini dirasa baik untuk meminta dukungan pemerintah yang selama ini sudah dilakukan harmonisasi. PPNI tetap mengedepankan kepentingan masyarakat untuk mendapat pelayanan dari perawat yang kompeten dan aman dan serta dapat terlindungi.

Dalam dialog pagi itu, tersambungkan juga dengan  Ibu Lidya anggota Komisi IX MPR-DPR, dan dipertanyakan sudah sejauh mana Komisi IX menyikapi desakan RUU Keperawatan ini. Beliau menyampaikan bahwa dalam satu masa sidang hanya boleh membahas 2 RUU itu kata kunci dari komisi ini  dalam awal dialognya dan beliau belum tahu persis apakah RUU Keperawatan sudah menjadi bagian yang sedang di bahas oleh setiap Komisi namun tetap akan jadi perhatian khusus, menurut beliau mungkin RUU Kep sudah di Baleg, kita tidak saja melindungi perawat tapi juga masyarakat itu gaung yang dikumandangkan komisi IX di kesempatan Dialog Interaktif pagi itu.

Prof Achiryani  menyampaikan dalam kesempatan dialog tersebut bahwa perawat hanya meminta tidak lebih dari apa yang diperlukan oleh  suatu profesi yaitu dukungan bagi profesi keperawatan  dalam berkontribusi untuk pembangunan kesehatan melalui asuhan yang bermutu sehingga RUU Keperawatan menjadi penting unyuk segera disahkan.

Menutup Dialog pagi itu, Bu Lydia  memberikan Penghargaan dari komisi IX terhadap perjuangan PPNI  atas  keseriusan mengkawal RUU keperawatan dan akan di maksimalkan dalam penyelesaian kinerja Komisi ini demi melindungi masyarakat Indonesia.  NoviNers 2010

Categories: Uncategorized

MEREKA YANG MENGABDI PANTAS JADI PEMIMPIN PROFESI

Ners  berbincang  tentang pergantian Kepengurusan Ketua PPNI  kedepan  BERSAMA  TEMAN TEMAN PROFESI  DARI MALANG JAWA TIMUR

Ns. Imam Kurdi Ketua PPNI Kota Malang yang sekaligus juga sebagai Kepala Bidang Perawatan di RSSA salah satu penanggung jawab didalam barisan Perawat Senior yang ingin membawa Perubahan bagi sahabat profesi  yang ada diwilayah binaannya.Saya khawatir jika pemimpin PPNI kedepan melupakan jerih payah pendahulunya dan UU Keperawatan terabaikan ,kilah beliau siapapun yang terpilih yang penting dapat menjembatani antara  organisasi profesi dengan pemerintah (kementrian kesehatan )

Ns. Rudy Handoko siapapun yang menjadi Ketua PPNI kedepan harus mampu membawa organisasi PPNI  lebih      profesional yang berdampak pada existensi organisasi perawat yang  bermanfaat bagi anggota dan masyarakat  dan yang sudah pasti  mereka yang sudah besar di Organisasi Profesi ini  pastilah orang pintar  dan cocok jadi Pemimpin  Profesi  mulia ini.

Ns. Erni Yunarwati ,Sebagai organisasi profesi yang mempuyai  anggota besar , dan sudah menunjukkan kompetensinya sudah saatnya anggota dilindungi, undang-undang keperawatan harga mati yang tidak dapat ditawar lagi kilah nya …!!!

Ns Sugiarno menutup wawancara Ners mengatakan    program pendidikan keperawatan tumbuh    bagaikan jamur, namun biaya pendidikan sangat tinggi, mohon PPNI  kedepan bisa menjembatani masalah ini( .Novi Ners )

dan untuk melihat profile para calon dapat disimak pada link berikut

http://alhomiz.wordpress.com/profile-calon-ketua-umum-ppni-2010-2015/

Categories: Uncategorized

ADAKAH TOKOH KEPERAWATAN YANG BERANI …….!!!!!

May 15, 2010 6 comments

Perlehatan AKBAR perawat Indonesia tinggal beberapa hari lagi (MUNAS VIII PPNI 2010, 27 – 30 Mei 2010 di Balikpapan), namun sampai detik ini belum ada  tokoh Keperawatan yang berani secara terbuka mengikrarkan diri untuk mencalonkan diri sebagai orang yang ingin memimpin PPNI 5 tahun kedepan. Sejak awal Mei penulis mempublikasikan “polling Calon ketua Umum PPNI periode 2010 -2015″, dimana penulis memberanikan diri mengambil tiga nama tokoh perawat yang sering malang melintang di dunia keperawatan Indonesia namun sampai hari ini tidak satupun dari mereka yang berani membuka diri untuk memproklamasikan dirinya untuk berjuang terus membawa keperawatan Indonesia ke arah yang lebih baik, membawa keperawatan kearah profesi yang bermartabat disemua mata profesi lain, menunjukkan keberanian membela dan mengangkat citra perawat yang terus mengabdi bagi masyarakat di daerah-daerah pedalaman. Kemana tokoh keperawatan Indonesia ????? mengapa harus sembunyi dari masyarakat perawat…!!! Tunjukkan dan Tampilkan diri kalian sebagai sosok calon pemimpin masa depan kami keperawatan Indonesia, Bukankah 10 hari terakhir menjelang Munas PPNI 2010, merupakan waktu yang tepat untuk menunjukkan VISI, MISI serta Program Unggulan yang Kalian Punya bahkan mungkin SEBUTKAN 1000 ALASAN MENGAPA KAMI HARUS MEMILIH ANDA !!!! Sebagai Pemimpin Kami …!!!!

TIDAK ADAKAH YANG BERANI MELAKUKAN KAMPANYE TERBUKA…?????? Kami Para Penggaul Media Informasi dan BLOGGER KEPERAWATAN INDONESIA ….”SIAP…!!! MENJEMBATANI AGAR MASYARAKAT KEPERAWATAN DI INDONESIA BAHKAN DUNIA DAPAT MENGETAHUI SIAPA DIRI ANDA DAN PATUTKAH SAUDARA MEMIMPIN KAMI KEPERAWATAN INDONESIA ….. K E D E P A N …..!!!!!

DITUNGGU……..SEMANGAT PEMIMPIN PERAWAT MENDATANG MENUJU PERUBAHAN YANG BERMAKNA DAN BERKUALITAS.

Categories: Uncategorized

IND 2010 CELEBRATE

HAPPY NURSES DAY 2010


“DELIVERING QUALITY, SERVING COMMUNITIES:


NURSES LEADING CHRONIC CARE”


Categories: Uncategorized

PENGUMUMAN HASIL UJI KOMPETENSI NASIONAL

May 11, 2010 8 comments

Setelah beberapa waktu yang lalu tepatnya tanggal 25 April 2010, uji kompetensi nasional perawat di Provinsi DKI Jakarta telah dilaksanakan, sebanyak 616 peserta perawat dari seluruh pelosok DKI mengikuti uji kompetensi ini, walaupun jumlahnya masih sangat sedikit dari perkiraan 12.000 perawat yang berada dan bekerja di wilayah DKI, namun acara ini menunjukkan antusiasme perawat untuk dapat teregistrasi kompetensinya melalui uji kompetensi nasional yang diadakan oleh KNUKP PPNI.

Pengumuman hasil uji kompetensi ini dijanjikan oleh pihak panitia penyelenggara akan di umumkan paling cepat 2 minggu dari hari pelaksanaan dan paling lambat 1 bulan dari penyelenggaraan. Kemarin tanggal 10 Mei 2010 pukul 21.10 redaksi tabloid ners dihubungi oleh Koordinator pelaksana uji kompetensi nasional perawat propinsi DKI bapak Didin Syaifudin, SKp.,MARS beliau mengatakan bahwa Hasil Uji Kompetensi sudah dapat diambil secara kolektif mulai hari Rabu 12 Mei 2010 di Bagian Keperawatan RSPAD Gatot  Soebroto, pengumuman ini bersifat tertutup dalam satu amplop sehingga yang dapat melihat hasilnya adalah orang yang bersangkutan, walaupun pengambilan hasil secara kolektif namun semuanya dalam amplop tertutup sehingga terjamin kerahasiaannya.

Untuk rencana uji kompetensi nasional perawat tahap kedua, saat dihubungi lewat sms (short massage services) bapak Didin Syaifudin, SKp., MARS menjawab bahwa Uji Kompetensi Tahap II (kedua) di Propinsi DKI Jakarta direncanakan pada tanggal 29 Juni 2010 (tentative) namun waktunya masih dapat berubah menunggu hasil rapat koordinasi pungkas pak Didin. Untuk itu persiapkan diri sejawat perawat untuk mengikuti uji kompetensi tersebut dan sebagai bahan untuk latihan soal uji kompetensi nasional rekan sejawat dapat mendownload di area latihan soal uji kompetensi, sebagai gambaran tipe soal keperawatan general

Selamat, semoga kita perawat Indonesia dapat menjadi perawat yang teregistrasi dan memiliki kompetensi yang tidak diragukan sehingga di Indonesia kelak dapat melahirkan perawat RN Indonesia. (ners.2010)

Categories: Uncategorized

KASUS MISRAN KEMBALI MENGINGATKAN PENTINGNYA UU KEP

May 8, 2010 1 comment

Kasus Misran merupakan sebagian kecil masalah yang terjadi dan dialami oleh perawat dimanapun perawat berada, rasa tanggung jawab sebagai  perawat yang ingin memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat demi kesehatan bangsa, namun rasa tanggung jawab ini tidak didukung oleh peraturan yang dapat mendukung perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sangat miris memang negara kita ini, satu pihak tujuan bangsa kita adalah untuk memberikan kesejahteraan bagi rakyatnya namun peran tenaga kesehatan khususnya perawat yang jumlahnya terbesar tidak ditempatkan pada porsi yang selayaknya, bahkan terkesan diabaikan. Dalam setiap forum diskusi setiap orang yang berbicara tentang perawat selalu mengatakan perawat itu sangat penting karena perawat adalah garda terdepan pemberi pelayanan kesehatan baik di masyarakat maupun di institusi kesehatan,  sama seperti halnya dialog yang berlangsung di salah satu radio swasta pada tanggal 8 Mei 2010, semua mengatakan perawat  itu penting baik nara sumber maupun pendengar yang terlibat dalam dialog tersebut, bahkan anggota komisi IX MPR-DPR Ibu Ledia Hanifah mengatakan hal senada. Namun kenyataannya tidak ada keseriusan pemerintah (Kementrian Kesehatan) dan MPR-DPR dalam mengesahkan Undang Undang Keperawatan (UU Kep) yang sejak dulu diperjuangkan oleh Organisasi PPNI, ungkap salah seorang perawat yang bekerja di salah satu rumah sakit di DKI Jakarta yang tidak mau menyebutkan namanya.

Bapak Harif Fadillah, SKp.,SH yang menjabat sebagai Sekretaris I Pengurus  PPNI dan ketua gerakan Nasional Pengesahan UU Kep serta Pengacara dan Advokat PPNI,  mengatakan dalam dialog interaktifnya di Radio Swasta nasional menekankan bahwa perlunya UU Kep segera disyahkan sebagai pedoman hukum bagi dunia keperawatan dalam memberikan dan menjalankan tugas perawat diberbagai pelosok di negeri ini sehingga  kasus yang menimpa perawat Misran tidak terjadi lagi di bumi Indonesia.

simak tulisan tulisan lainnya tentang perjuangan MISRAN di:

http://www.menkokesra.go.id/content/view/14482/1/

http://us.detiknews.com/read/2010/05/06/223708/1352756/10/dprd-kutai-kartanegara-kami-kebingungan-dengan-kasus-misran

http://us.detiknews.com/read/2010/04/10/144912/1335828/10/sosiolog-kasus-seperti-misran-banyak-dipicu-kesesatan-aturan

http://www.detiknews.com/read/2010/04/26/073423/1345196/10/pemda-menilai-akar-masalah-karena-sebaran-penduduk-tak-merata-

http://www.sasak.net/nasional/24-nasional/32625-jantarmas-terancam-dikriminalisasikan-setelah-26-tahun-mengabdi.html

http://politikana.com/baca/2010/04/07/antara-gayus-dan-misran.html

http://www.partaigerindra.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=3618&Itemid=37

Categories: Uncategorized

Hasil Polling Calon Ketua Umum PP PPNI, 2010 – 2015

Musyawarah Nasional VIII ( MUNAS VIII) PPNI di Balikpapan 27 – 30 Mei 2010 sudah diambang pintu, lalu siapakah yang akan terpilih meneruskan perjuangan Keperawatan Indonesia untuk mengangkat citra keperawatan periode 2010 – 2015.

Nama – nama  yang ditampilkan di Polling ini diangkat berdasarkan isu yang berkembang di kalangan dunia keperawatan di Indonesia, siapakah yang akan anda pilih ? atau mungkin ada calon lain yang menurut saudara pantas untuk menduduki jabatan sebagai ketua Umum PPNI periode 2010 – 2015. SAATNYA KEPERAWATAN INDONESIA “MEMILIH“  silahkan lakukan “VOTING.!!

Polling ini diikuti oleh 96 responden, Program Polling yang dipublikasikan oleh blog tabloid ners ditutup dengan hasilpolling tertinggi diraih oleh Harif Fadillah, SKp., SH (42.7%), Prayetni, SKp.,M.Kep,. (37.5%), Dewi Irawati, PhD, (11.5%) dan lain-lain (8.3%). Hasil ini hanya merupakan refleksi dari komunitas perawat namun belum tentu dan terbukti hasil pemungutan suara di Munas ternyata yang maju dalam pencalonan adalah Ibu Dewi dan Ibu Prayetni dengan hasil kemenangan Ibu Dewi Irawat, PhD.

SELAMAT KEPADA

IBU DEWI IRAWATI, PhD

TERPILIH SEBAGAI KETUA UMUM PPNI PERIODE 2010 – 2015

Categories: Uncategorized
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 52 other followers